REDAKSIPOLITIK.COM – Aksi teror terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus ditanggapi pemerintah.
Melalui Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, pemerintah mengaku belum tahu secara detail.
Hal itu disampaikan Yusril saat ditanya wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat pada Jumat (13/3).
Pemerintah Mengaku Belum Tahu
Dalam keterangannya, Yusril mengaku belum mengetahui perkembangan kasus tersebut. Ia berjanji akan berkoordinasi terlebih dahulu,
“Saya belum tahu, saya. Belum dapat kabar tentang hal itu,” kata Yusril.
BACA JUGA: Hadiri Diskusi Soal Remiliterisme, Aktivis KonTras Andrie Yunus Disiram Air Keras
Yusril menyatakan pihaknya masih akan melakukan koordinasi terlebih dahulu terkait kasus ini.
“Ya nanti saya koordinasikan. Saya belum tahu, nanti saya koordinasi dulu ya,” ujarnya.
Aktivis KonTras Disiram Air Keras
Sebagai informasi, Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, mengalami serangan penyiraman air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang mengakibatkan luka serius di sekujur tubuh, terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata.
Peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah Andrie Yunus selesai melakukan perekaman siniar (podcast) di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” yang rampung pada sekitar pukul 23.00 WIB.
Sebelumnya, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus menjadi korban serangan oleh orang tidak dikenal yang menyiramkan air keras.
BACA JUGA: Diduga Takut Ditangkap, Rismon Sianipar Mendadak Akui Ijazah Jokowi Asli
Serangan tersebut menyebabkan Andrie mengalami luka pada bagian tangan dan kaki, serta gangguan pada penglihatan.
Peristiwa itu terjadi tak lama setelah Andrie menyelesaikan rekaman siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Dalam kegiatan tersebut, ia membahas topik militerisme serta uji materi Undang-Undang TNI.
Andrie Yunus Alami Luka Bakar
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, sekitar pukul 23.37 WIB korban sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat.
Saat melintas di lokasi tersebut, dua orang pelaku yang juga menggunakan sepeda motor mendekati korban.
Salah satu pelaku kemudian menyiramkan air keras sebelum keduanya melarikan diri.
Akibat serangan itu, Andrie mengalami luka bakar pada sekitar 24 persen bagian tubuh.
Ia segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis darurat, terutama pada bagian mata yang terkena cairan tersebut.






